Android Dasar

Pertemuan #7: Debugging Aplikasi Android

Sebuah aplikasi tidak luput dari bugs. Hal ini dapat berupa memory leak, crash, freeze, atau pun jenis bug lainnya. Debugging merupakan sebuah proses mencari dan menemukan bugs serta memperbaikinya. 

Untuk membantu para pengembang aplikasi Android, sebuah kelas util Log dapat digunakan untuk mencetak pesan tertentu di console ketika aplikasi dijalankan. Pesan di Log ini memiliki beberapa level, yaitu verbose, debug, info, warning, error. 

Selain itu, Android Studio menyediakan fitur untuk proses debugging, yang disebut debugger. Untuk mengaktifkan fitur tersebut, jalankan aplikasi dalam mode debug. Ketika mode ini diaktifkan, sebuah panel debugger akan muncul di bagian bawah Android Studio. Panel ini terdiri dari 3 bagian, yaitu: panel Frames, Variables, dan Watches. 

Proses debugging ini biasanya dilakukan dengan menambahkan breakpoints pada baris kode tertentu. Ketika terdapat breakpoints pada baris kode tertentu dan mode debug diaktifkan, Android akan menjalankan aplikasi hingga tanda breakpoint tersebut. Dari sana pengembang dapat melakukan tracing kode 1 per 1 dengan menggunakan step over, step into, dll. 

Panel Frames berisi semua stack pemanggilan operasi dan metode yang dilakukan oleh Android terhadap sebuah aplikasi. Jika salah satu itemnya diklik, konten dari item tersebut akan muncul pada bagian panel Variables. Pada panel Variables inilah, pengembang dapat melihat nilai dari sebuah variable pada waktu eksekusi tertentu dan bersifat sementara. Isinya dapat berubah sesuai operasi atau metode yang dieksekusi Android.

Variabel-variabel itu dapat diobservasi dan dimasukkan ke dalam panel Watches. Pada panel inilah, variabel-variabel yang dimasukkan dapat terus terjaga, sehingga pengembang dapat melihat perubahan nilainya meskipun operasi atau metode yang dieksekusi berbeda-beda.

Comments

Related posts