Penelitian

Cara Membaca Paper Penelitian ala Prof. Andrew Ng

Scattered white paper by Brandi Redd on Unsplash

Bismillah,

Pada artikel kali ini, saya ingin berbagi catatan pribadi untuk memahami bagaimana membaca paper penelitian secara lebih efektif dan efisien berdasarkan saran Prof. Andrew Ng. Diambil dari video berikut,

Jika punya waktu, disarankan untuk menonton juga.

Membaca Cepat dan Efektif

Jadi bagaimana caranya agar dapat membaca literatur akademik secara cepat dan efektif?

  1. Kumpulkan daftar paper: cobalah untuk mebuat daftar paper riset, bisa berasal dari beragam sumber, termasuk medium posts.
  2. Lewati daftar: disarankan untuk membaca paper secara paralel, maksudnya bacalah beberapa paper dalam satu waktu. Cobalah untuk men-skim dan memahami setiap paper tersebut dengan tidak membaca dari awal hingga akhir. Contohnya jika dalam skala 0-100%, bacalah 10–20% dari setiap paper tersebut. Dengan porsi demikian, menurutnya sudah cukup untuk memahami isi paper dalam level yang lebih tinggi (gambaran umum). Dari sana kita bisa memutuskan 1 atau 2 paper mana yang menarik untuk dibaca lebih dalam.

Kemudian berapa banyak kah paper riset yang perlu dibaca untuk memulai memahami suatu topik penelitian? misalnya topik Speech Recognition (Pengenalan Suara). Menurutnya,

  • 5–20 paper => cukup pengetahuan untuk mengimplentasikan topik, tapi belum cukup untuk melakukan penelitian yang sifatnya cutting-edge (canggih),
  • 50–100 paper => sudah dapat memberikan pemahaman yang baik dalam domain yang dibaca.

Cara Membaca 1 Paper

  1. Bacalah Judul, Abstrak dan Gambar: dengan membaca judul, abstrak dan gambar arsitektur jaringan, dan mungkin bagian eksperimen, kita bisa mendapatkan pemahaman umum dari konsep yang ingin disampaikan dalam paper. Dalam deep learning contohnya, terdapat banyak paper penelitian dimana isinya dapat disimpulkan dalam 1 atau 2 gambar tanpa harus membaca keseluruhan paper.
  2. Bacalah introduction + conclusions + figures + skim the rest (pendahuluan+simpulan+gambar+skim sisanya): bagian pendahuluan, simpulan dan abstrak merupakan tempat dimana para penulis mencoba untuk menyimpulkan hasil kerja mereka secara hati-hati, untuk menjelaskan kepada reviewer mengapa paper mereka harus diterima untuk publikasi.
    Selain itu, skim bagian penelitian terkait (related work) jika memungkinkan. Hal ini karena bagian tersebut ditujukan untuk menyoroti penelitian lain yang mungkin terkait dengan penelitian penulis paper. Sehingga bisa saja berguna untuk dibaca, tapi jika tidak familiar, akan sulit untuk dipahami.
  3. Bacalah paper, tapi lewati formula matematika.
  4. Baca keseluruah paper, tetapi lewati bagian yang tidak masuk akal: kecuali kita berniat untuk mendalaminya

Ketika membaca paper, cobalah untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut:

  1. Apa yang ingin penulis coba selesaikan?
  2. Apa elemen kunci yang dalam pendekatan yang digunakan penulis?
  3. Apa yang bisa Anda gunakan?
  4. Referensi apa yang ingin anda ikuti?

Seberapa Lama Memahami Sebuah Paper?

Bukan hal yang aneh bagi orang yang relatif baru dalam Machine Learning membutuhkan mungkin satu jam untuk memahami paper yang relatif mudah. Tapi, kadang-kadang Anda mungkin menemukan paper yang membutuhkan waktu 3 jam atau bahkan lebih lama untuk benar-benar memahaminya.

Sumber Bacaan atau Artikel Ilmiah

  1. Twitter: menurut Andrew, Twitter dapat menjadi sumber bacaan yang penting bagi para peneliti untuk mendapatkan informasi baru seputar penelitian. Disarankan untuk mengikuti para pionir di berbagai domain ilmu, khususnya Machine Learning.
  2. ML subreddit.
  3. Beberapa konferensi Machine Learning: NIPS/ICML/ICLR.
  4. Teman: temukan sebuah komunitas atau grup yang memiliki kesamaan minat, yang juga rajin berbagi artikel penelitian.

Memahami Persamaan Matematika dalam Paper Secara Mendalam

Berlatih Koding (Pemrograman)

  1. Impelentasi ulang dari awal: jika kita dapat melakukannya, maka itu merupakan pertanda kuat bahwa kita telah benar-benar memahami algoritmenya.

Comments

Related posts